Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Implementasi Nilai dan Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Nilai dan semangat Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika adalah kemampuan para pemuda menyatukan berbagai perbedaan dalam memperjuangkan satu tujuan yakni kemerdekaan bangsa Indonesia. Implementasi nilai dan semangat Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, antara lain: 1. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia dari semua golongan harus bersatu dalam berjuang demi kemajuan bangsa Indonesia 2. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia harus menjadikan kemajemukan adat dan budaya bukan sebagai perbedaan tetapi sebagai potensi untuk kemajuan bersama. 3. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia menjadikan Pancasila yang didalamnya mengadung persatuan Indonesia sebagai dasar Negara dan tidak pernah berkehendak untuk merubahnya. 4. Bangga menjadi sebagai bangsa Indonesia yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan susah payah dengan kegiatan yang positif. 5. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia harus mengutamakan kepentingan bangsa dan ...

MENOLAK LUPA : BUDI UTOMO, LATAR BELAKANG DAN TUJUAN

Sebagai organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah. Maka, tanggal berdirinya Boedi Oetomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Tanggal 20 Mei 1908 merupakan hari berdirinya Boedi Oetomo (BO) di Batavia atau Jakarta. BO didirikan oleh beberapa siswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) atau sekolah dokter untuk bumiputera, cikal-bakal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI). Beberapa tokoh pendiri Boedi Oetomo antara lain Soetomo, Soeraji Tirtonegoro, Goenawan Mangoenkoesoemo, dan lainnya. Pendirian BO dapat diwujudkan berkat gagasan Wahidin Soedirohoesodo. Latar Belakang Sejarah Menjelang akhir abad ke-19, kondisi Hindia Belanda atau Indonesia mulai mengalami perubahan. Seiring dengan diterapkannya Politik Etis atau Politik Balas Budi, orang-orang Belanda yang mendukung kesetaraan semakin banyak yang muncul. Salah satu orang Belanda pendukung etisme, demikian tulis Sartono Kartodirdjo dalam Pengantar Sejarah Indonesi...